ALien sereniTY

Kamis, 05 April 2018

,
abiummi.com


Ia menungguku dibawah teriknya mentari siang itu. Duduk memainkan handphonenya dengan bibir cemberut, namun tetap tampan kulihat. Kuhampiri dengan wajah yang mencoba tanpa merasa bersalah. Aku tidak meminta maaf padanya, namun ku lemparkan sebotol minuman teh kesukaannya. Bibirnya yang cemberut berubah perlahan. Otot tangannya terlihat dibalik kemeja lengan panjangnya yang selalu ia lipatkan setengah. Membuka tutup botol perlahan, menyodorkannya padaku. Aku mengambilnya dan meneguknya sedikit, lalu mengembalikannya. Ia meneguknya sangat cepat hingga habis setengah botol. "Aku mau pergi lagi" kataku singkat, "Nanti baru ku ke kosanmu". "Iya, kamarku masih berantakan". Obrolan yang terlihat tidak nyambung namun tetap ku mengerti. "Oh iya, yang semalam tinggal berapa lagi ku bayar?". "Gak usah". "Kan katamu separuh?". "Iya separuh. Aku separuh, separuhnya kamu". Senyum ini tidak berhasil kusembunyikan darinya. Aku tersipu lalu berlalu.

Selasa, 27 Maret 2018

,
31 Desember will come every year's,
but 31 Desember 2017 will be saved with the moment
"we spend the time together"
- Geheng -

Ini akan terkesan sedikit berlebihan, tapi hal ini benar adanya seperti yang kurasakan. Kita, menjadi dekat entah karena hal apa? hanya saja tahun 2013 berlalu dengan satu peristiwa dalam sebuah kenangan di tepi pantai. Benarkan? Itu awal dari kita, lalu berpisah. Entah siapa yang memulainya, kita tetap memutuskan untuk saling bersapa. Mungkin ada yang berpikir "ini apa - apaan?" tapi aku menyukainya.

Jujur, kalian adalah enam orang teman dari masa mudaku yang kumiliki. Lebih tepatnya yang masih ku miliki hingga tahun 2018 ini. Entah karena aku mencoba menahan kalian untuk pergi? yang jelas aku memiliki kebanggaan tersendiri untuk masih tetap dapat menyapa kalian di grup Whatsapp dengan icon *poop*.

Sejak 2013 pun kita sudah memulai langkah kita masing - masing dengan mimpi seorang anak SMA. Kemudian sekarang, semua dari kalian sudah menyelesaikan tahap awal meraih mimpi anak SMA kalian, meskipun aku belum selesai *hehe* . Tidak apa - apa, kalian masih tetap mempercayaiku untuk menyelesaikannya dengan baik. Menurutku begitu, semoga kalian juga berpikir seperti itu.

Banyak hal yang tidak kita ketahui satu sama lain, tapi fakta bahwa aku merasakan kenyamanan untuk tertawa bersama kalian adalah suatu hal yang perlu aku tegaskan, "aku tidak perlu tahu siapa kalian". Meskipun begitu aku bisa mengatakan dengan sombongnya kepada orang lain tentang "It seems that we really understand a lot about each other. Although I found the feelings that I often have forgotten like I found a treasure". It was that kind of feeling.

Tentang mimpi yang lainnya.

Hei. Kita sudah menjadi wanita sekarang. Bahkan salah satu dari kita sudah memulai terlebih dulu dengan kehadiran kekasih hati dan buah hatinya. Aku sedih sekaligus senang. Sedih karena waktu bermain kita terus meruncing, tapi senang karena kalian akan merasakan bahagia dengan orang yang kalian cintai.

Ahh, aku tidak ingin bersedih. Aku berada di tengah - tengah diantara kalian. Terkadang ingin ku menjadi adik yang tidak membuat kalian khawatir tapi ingin dimanja, dan terkadang aku ingin menjadi sosok kakak yang tegas, bijak, dan tidak ada cela untuk kalian yang sedikit lahir terlambat dibanding aku.

Semoga kita tetap bisa bermain bersama di masa yang akan datang. Masa yang lebih kompleks.

We have unforgettable moments together. Just thinking about each other at that time, it feels like I'm still spending time with you all. We laughed together, eating together and trip together. That moment we doesn't have for a while. Even if we don't say a thing,  I hope we are grateful for each other for being existence when were together.

For me, I can't think of a life without them. There are many days ahead of us, but I feel that I will spend alot of it with them. That's why. When someone says she went somewhere, she went with her friends. That interest for me, because I see that everyone has friends. But when I thought to my self "Who are my friends?" I realized that Geheng are my friends.

During these 5 year's. We still shared our lives. Hoping that we spend the time as a friend, forever.

Terimakasih :)