ALien sereniTY

Jumat, 14 Oktober 2016

,

Dua buah benda dilemparkan ke atas secara bersamaan. Jika Ma=Mb dan Va > Vb maka benda mana yang akan lebih dulu sampai ke tanah?

Pertanyaan yang gampang namun saya salah menjawab. Pertama karena soal dalam bahasa inggris dan mesti di jawab kembali dengan bahasa Inggris. Kedua karena hanya dikasih waktu 2 menit untuk berpikir. Hasilnya saya salah menjawab dan itu menyakitkan. Akhirnya setelah merenung dan menganalisis selama beberapa jam, saya menemukan jawabannya meskipun masih sedikit nyesek dan berharap post test Bahasa Inggris itu di ulang, tapi tidak akan pernah terjadi.

Benda jatuh tidak dipengaruhi oleh massa tetapi, dipengaruhi oleh kecepatan dan gaya gravitasi tentunya. Kita analogikan Va = 20 m/s dan Vb = 10 m/s, maka dengan rumus yang sederhana yaitu V = akar 2gh kita bisa menemukan tinggi maksimum dari kedua benda tersebut. Hasilnya tinggi benda A adalah 20 meter sedangkan tinggi maksimum benda B adalah 5 meter. Dari hasil tersebut sudah dapat kita simpulkan tetapi, untuk lebih meyakinkan jawaban kita kita bisa mencari waktu yang ditempuh oleh benda itu selama menuju tinggi maksimum. Dengan rumus sederhana lagi yaitu t = akar 2h / g. Setelah dihitung maka kita mengetahui bahwa waktu yang ditempuh untuk menuju tinggi maksimum oleh benda A adalah 2 sekon sedangkan waktu yang ditempuh benda B adalah 1 sekon. Kemudian jarak dari tanah menuju tinggi maksimum kan pasti sama dengan jarak dari tinggi maksimum menuju tanah jadi bisa kita simpulkan waktu keseluruhan yang ditempuh oleh benda A adalah 4 sekon sedangkan waktu keseluruhan yang ditempuh oleh benda B adalah 2 sekon. Jadi Kesimpulan terakhirnya benda B akan sampai ke tanah terlebih dahulu di banding benda A.
Thats right... Jawaban diatas sangat oposite dengan jawaban saya ketika post test bahasa inggris tersebut.. Sungguh menyesalkan.. tetapi menjadi sebuah pelajaran untuk lebih teliti dalam mengerjakan soal semudah apapun.. 
,
download (2)
Balpoin, satu kata banyak manfaat. Bagaimana tidak bagi seorang pelajar balpoin adalah suatu hal yang harus dan wajib di bawa, kalau nggak ya gimana bisa nyatet. Oke deh kalau jawaban kalian “kan ada pensil”, “kan udah ada laptop”. Yapz zaman modern gitu loh.
Setelah hidup selama 18 tahun, dan kenal balpoin udah 12 tahun baru kali ini sadar (karena ditanya) bagaiman cara kerja balpoin. Ya pertanyaan yang sederhana memang, tapi biasanya pertanyaan seperti inilah yang bisa membuat kita mati kutu alias gak bisa jawab.
Ternyata setelah diselidiki (dikasih tau sih) dalam balpoin itu tersimpan Fisika (wah didalem tintanya banyak rumus dong??”. Maksudnya cara kerja balpoin menggunakan konsep fisika. Ayo ding kalau dengaer fisika jangan cuman inget rumus aja lah. Rumus itu matematika kerjaan orang matematika. Ya, ini karena sejak awal belajar fisika kebanyakan kita diajarkan hanya hitung-hitungan sih bukan konsep dan itu SALAH !!!.
Balik ke topik awal, ternyata cara kerja balpoin langsung pakai tiga konsep loh. Yang pertama konsep Osmosis, kedua konsep viskositas, dan yang ke tiga konsep kapilaritas.
oke langsung dibahas ke konsep pertama ya. Osmosis itu apa ya?? menurut wikipedia Osmosis adalah perpindahan molekul air melalui selaput semipermiabel selektif dari bagian yang lebih encer ke bagian yang lebih pekat. Ngerti ga?? ngga?? sama gue juga ngga :3 haha.
Yang kedua Viskositas itu apa?  menurut om wiki (lagi) Viskositas merupakan pengukuran dari ketahanan fluida yang diubah baik dengan tekanan maupun tegangan. Kalau yang ini ngerti kan?? hah.. masih ngga?? sama sih gue juga haha
Yang ke tiga Kapilaritas apa?? Nah kalau yang ini baru menurut gue (alhamdulillah) Kapilaritas itu adalah peristiwa meresapnya air melalui celah-celah kecil (IPA SD kelas 4 :3).
Berhubung gue yakin kalian semua pada ga ngerti sam postingan gue ini apalagi sama ke tiga istilah diatas gue bakalan menjelaskan (cielah sok banget) dengan kata-kata yang mudah dicerna.
Ketika balpoin kita posisikan terbalik, maka tidak akan ada tinta yang keluar. Hal ini karena adanya pengaruh gaya gravitasi. Sebenarnya Tinta balpoin yang sudah di sesuaikan viskositasnya tetap berusaha bergerak menuju keatas (mata balpoin) tetapi karena pengaruh gaya gravitasi yang lebih besar maka tinta tersebut tidak dapat keluar. Sehingga apabila kita ingin kan balpoin itu untuk kembali bisa digunakan menulis maka rubah kembali posisi balpoin menjadi terbalik (mata balpoin dibawah).
Kemudian setelah diposiskan kembali layaknya posisi balpoin yang kita gunakan menulis, tinta balpoin kembali turun searah gaya gravitasi dan menuju mata balpoin. didalam mata balpoin sebenaranya ada sebuah bola kecil yang bisa bergulir dan memilik celah. Maka ketika digunakan bola tersevut akan bergulir dan tinta akan meresap keluar melalui celah tersebut secara perlahan. Maka dari itulah balpoin bisa digunakan.
Lalu dimana letak proses osmosinya?? (sempat lupa) Proses osmosi sendiri dilakukan saat pembuatan tinta. Dalam pembuatan tinta, air yang digunakan harus air dengan kualitas tinggi, tidak terkontaminasi baik sejak pengambilan hingga pemrosesan tinta, kualitas air menentukan daya tahan tinta nantinya saat penyimpanan dan biasanya air tersebut harus melalui proses UV dan reverse osmosis . Jadi apabila air  yang digunakan dalam pembuatan tinta tidak sesuai kriteria maka proses osmosis tidak akan terlaksana, dan tinta tidak akang bisa keluar karena mengering dan hal lainnya. dan satu hal yang lebih parah “tidak akan ada balpoin”. Semoga bermanfaat ^^